Miris, Meski Juara, Kru Pebalap Muda Kaltim Ini Kurang Dana di Kejuaraan Balap Motor Level Nasional | Kalimantan Timur Uri.co.id

Kalimantan Timur Uri.co.id

Menu

Miris, Meski Juara, Kru Pebalap Muda Kaltim Ini Kurang Dana di Kejuaraan Balap Motor Level Nasional

Miris, Meski Juara, Kru Pebalap Muda Kaltim Ini Kurang Dana di Kejuaraan Balap Motor Level Nasional
Foto Miris, Meski Juara, Kru Pebalap Muda Kaltim Ini Kurang Dana di Kejuaraan Balap Motor Level Nasional

URI.co.id, SAMARINDA – Prestasi yang diraih pebalap Kaltim, Rafly Sani meninggalkan cerita yang tak seindah pencapaiannya.

Kesuksesannya merengkuh dua gelar kejuaraan balap motor Kawasaki Racing Academy di sirkuit International Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/2/2017) lalu, ternyata butuh pengorbanan yang tak sedikit.

Manager Sani, Sufendi mengatakan pihaknya mengalami kesulitan dana saat mengikuti kejuaraan tersebut.

Ia pun harus merogoh kocek pribadi yang sangat besar agar Sani bisa tampil dan membanggakan Bumi Etam. Sekitar Rp 250 juta lebih uang pribadinya digelontorkan.

Menurut Sufendi uang tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan tim selama 18 bulan di Jakarta.

Baca: Hebat, Rider Muda Kaltim Ini Raih Dua Gelar di Kejuaraan Balap Motor

“Anggap aja kita bayar mekanik, siapkan mesin, dan biaya hidup. Sebulan bisa habis lebih dari Rp 20 juta. Uang itu berasal dari tabungan pribadi saya,” ucapnya kepada URI.co.idaltim.co, di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (26/2/2017) pukul 17.00 Wita.

Bahkan kru yang dibawa sempat mengalami kesulitan makan saat berada di Jakarta. Sufendi harus meminjam uang kepada rekan-rekannya agar bisa menutupi kebutuhan hidup mereka.

Tak hanya itu, akibat kekurangan dana, Sani gagal berkompetisi di kejuaraan internasional.

Saat itu ada salah satu tim motor dari Austria melirik Sani menjadi pebalap untuk kejuaraan internasional. Sani harus lebih dulu menjalani seleksi bersama 5 pebalap Tanah Air lainnya.

Sayang di pertengahan lap, Sani gagal melanjutkan balapan karena kerusakan mesin. Akibatnya Sani gagal menggapai mimpinya itu.

Rider Kaltim, Rafly Sani (motor hitam) saat menjajal Kejuaraan balap motor Kawasaki Racing Academy di sirkuit International Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/2/2017) lalu.

Rider Kaltim, Rafly Sani (motor hitam) saat menjajal Kejuaraan balap motor Kawasaki Racing Academy di sirkuit International Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/2/2017) lalu. (HO-Dok Pribadi)

“Ya kami dari awal menyadari dana kita gak cukup untuk memperbaharui mesin. Jadi mau gak mau kita pakai mesin yang lama. Pas balapan, mesin itu rusak, jadi Sani gak bisa melanjutkan balapan.

Kami kecewa karena itu kesempatan yang bagus buat Sani menunjukkan kemampuannya,” ungkap Sufendi yang juga merupakan ayah Sani.

Sebelum ke Jakarta, Sufendi sempat memohon bantuan ke berbagai instansi dan pejabat tinggi di Kaltim. Mulai dari DPRD, Pemprov, KONI, hingga, hingga beberapa Perusda. Namun usahanya tersebut tak membuahkan hasil.

“Kami selalu ditolak dengan alasan kondisi ekonomi lagi defisit,” katanya.

Paling mentok, pihaknya hanya mendapatkan dukungan moral. Padahal di kejuaraan tersebut, timnya mengenakan label salah satu Perusda  dan membawa nama Kaltim.

Baca: Pebalap Farrel Rachman Tetap Berjuang Demi Harumkan Nama Balikpapan

“Saya bolak-balik Jakarta – Samarinda untuk memohon bantuan dana , karena kami sangat kekurangan. Tapi saya malah dilempar-lempar dari satu instansi ke instansi lain.

Sedih, saya bingung harus gimana ini caranya karena kami ini bawa nama Kaltim,” tuturnya.

Ia sangat kecewa dengan perhatian para petinggi di Bumi Etam yang seolah menutup mata terhadap prestasi atlet daerah.

Sufendi berharap para petinggi di Kaltim bisa memberikan perhatian bagi kemajuan atlet dan tidak bersembunyi di balik defisit keuangan.

“Saya sangat kecewa. Kita tahu Kaltim memang lagi defisit, tapi apakah kondisi itu menjadikan kita tidak bisa berprestasi dan melahirkan atlet berbakat? Setidaknya kami butuh perhatian supaya atlet kita lebih semangat dan terpacu untuk memberikan yang terbaik demi daerahnya,” ungkap Sufendi. (uri/aufik/ratama/ertauli/TPB)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Kalimantan Timur Uri.co.id