Ivan Kolev Mundur dari Persija, Ini Deretan Pelatih yang Out di Awal Musim Liga 1 2019

oleh

Uri.co.id – Liga 1 Indonesia bisa dsebut kompetisi paling sengit dan menegangkan bagi para pelatih.

Musim ini terbukti dengan mundurnya pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev.

Lima bulan sebagai pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev gagal memberi hasil maksimal untuk Macan Kemayoran.

Padahal Ivan Kolev baru menjalani tiga laga awal Liga 1 2019. Sayang, hasil minor tanpa kemenangan dalam tiga laga, membuat posisinya tertekan.

Akhirnya pelatih asal Bulgaria ini memutuskan mundur dari kursi pelatih Persija Jakarta, Senin (3/6/2019).

Sebenarnya tak hanya Ivan Kolev tumbal kejamnya kompetisi Liga 1.

Sejak Liga 1 mulai digulirkan 2017 silam, sudah ada sejumlah sosok pelatih yang out lebih cepat dari klubnya masing-masing. 

Berikut Uri.co.id rampung deretan pelatih yang out lebih cepat dari Liga 1.

1. Hans Peter Schaller

Nama Hans Peter Schaller mencuat saat dipecat dari kursi pelatih Bali United pada kompetisi Liga 1 2017.

Padahal saat itu Liga 1 2017 baru berjalan dua pekan.

Hans Peter Schaller harus angkat kaki dari Bali United FC lantaran gagal memenuhi ekspektasi manajemen di pekan-pekan awal Liga 1 2017.

Pelatih asal Austria ini didepak lantaran hasil buruk Bali United di dua laga awal. Pekan pertama, Bali United dikalahkan Madura United dengan skor 0-2.

Selanjutnya Serdadu Tridatu tumbang di kandang sendiri usai dibungkam Persipura Jayapura dengan skor 1-2.

Dua kekalahan tersebut membuat Bali United terperosok di urutan terbawah klasemen Liga 1 2017 dengan kebobolan 4 gol.

Padahal ketika direkrut, Hans Peter Schaller punya reputasi apik sebagai Asisten pelatih Timnas Indonesia saat ditukangi Alfred Riedl. 

Asisten pelatih timnas Indonesia, Hans-Peter Schaller (kanan), dalam acara bertajuk Forum Diskusi BOLA dengan tema Timnas Menuju Piala AFF: ”Saatnya Garuda Bangkit,” di Kantor Redaksi BOLA, Palmerah, Jakarta, Selasa (23/8/2016). (HERKA YANIS PANGARIBOWO/JUARA)

2. Laurent Hatton

Nama Laurent Hatton menyusul Hans Peter Schaller sebagai pelatih yang out lebih cepat di Liga 1 2017.

Laurent Hatton dipecat dari PS TNI secara tiba-tiba. Pemecatan ini tak lernah terduga sebelumnya.

Sebab PS TNI kala itu bermain bagus dan belum sekalipun menyentuh kekalahan.

Laurent Hatton, pelatih berkebangsaan Perancis itu mampu membawa PS TNI menembus lima besar papan klasemen berkat lima poin dari tiga laga.

Namun manajemen PS TNI memecat pelatih Laurent Hatton tanpa penjelasan detai. Disebut-sebut pemecatan pelatih Laurent Hatton tak lepas dari pergeseran dalam tubuh manajemen PS TNI kala itu.

Pelatih PS TNI Lauren Hatton saat sesi jumpa pers di Stadion Patriot, Jumat (28/4/2017). -
Pelatih PS TNI Lauren Hatton saat sesi jumpa pers di Stadion Patriot, Jumat (28/4/2017). – (SUPERBALL.ID/MOCHAMAD HARY PRASETYA)

3. Timo Scheunemann

Klub asal Kalimantan Timur, Persiba Balikpapan juga menyumbangkan satu nama pelatih yang out lebih awal dari Liga 1. Itu terjadi pada Liga 1 2017 saat Persiba Balikpapan masih berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Timo Scheunemann mundur dari pelatih Persiba Balikpapan setelah hasil buruk yang diterima tim di tiga laga perdana.

Persiba Balikpapan kalah dari Persija Jakarta dengan skor 0-2. Kemudian tumbang di tangan Perseru 1-2.

Puncaknya, saat Persiba Balikpapan kalah 0-1 dari Arema FC.

Pemecatan itu hanya berselang empat bulan sejak Timo Scheunemann menangani Persiba Balikpapan.
Usai melakukan proses negosiasi kontrak dengan pihak manajemen Persiba, akhirnya Timo Scheunemann (kedua kanan) akan menunggangi Persiba depan dua musim, Jumat (13/1/2017).

Usai melakukan proses negosiasi kontrak dengan pihak manajemen Persiba, akhirnya Timo Scheunemann (kedua kanan) akan menunggangi Persiba depan dua musim, Jumat (13/1/2017). ( KALTIM/ALFIANSYAH)

4. Iwan Setiawan

Tak hanya Persiba Balikpapan, klub Kalimantan Timur lainnya, Borneo FC juga menyumbangkan nama pelatih yang dipecat lebih awal dari Liga 1.

Borneo FC secara mengejutkan memecat pelatih Iwan Setiawan usai laga perdana Liga 1 2018.

Padahal saat itu Borneo FC hanya bermain imbang melawan Sriwijaya FC dengan skor 0-0.

Namun hasil imbang itu tak mengubah keputusan manajemen Borneo FC mendepak Iwan Setiawan dari kursi pelatih Pesut Etam.

Salah satu alasan kuat dipecatnya Iwan Setiawan lantaran aksinya yang kerap membuat manajemen gusar.

Puncaknya saat Iwan Setiawan mengacungkan gestur jempol ke bawah kepada Suporter Borneo FC sendiri. Ulah Iwan Setiawan didasari atas kritikan dan cemoohan suporter Borneo FC.
Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan menyampaikan permohonan maaf di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/9/2017) pukul 16.00 Wita.

Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan menyampaikan permohonan maaf di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/9/2017) pukul 16.00 Wita. ( KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO)

5. Joko Susilo

Setelah Iwan Setiawan, menyusul nama pelatih Joko Susilo yang angkat kaki dari Arema FC usai hasil buruk di lima laga awal Liga 1 2018.
Pelatih Arema FC, Joko Susilo

Pelatih Arema FC, Joko Susilo (Uri.co.id/nevrianto hardi prasetyo)

Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini gagal mengangkat prestasi Singo Edan yang terpuruk di posisi buncit Liga 1 2018. Arema FC hanya menang sekali dan kalah empat kali.

Posisi Joko Susilo kemudian digantikan Milan Petrovic. (*)

(Uri.co.id / Cornel Dimas Satrio K) 

Subscribe official YouTube Channel Kaltim

Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 4 Juni 2019, Gemini Bersenang, Leo Bersantai, Taurus Mesti Waspada!

Download Lagu MP3 Bertema Lebaran 2019, Sabyan Gambus Berjudul Idul Fitri, Nih Cara Download Lagu Ya

BREAKING NEWS – Hujan Baru Satu Jam, Kawasan Jalan Wonorejo Balikpapan Tergenang Air

Pengganti Ivan Kolev Dikabarkan Sudah Berada di Jakarta, Inikah Sosok Pelatih Baru Persija Jakarta?

Keluarga Bantah Penggerebekan Ifan Seventeen yang Videonya Jadi Viral, Penjelasan Soal Citra Monica ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!