Mulai Kumpul 7 Juni, Manager Borneo FC Percaya Profesionalisme Para Pemain

oleh

Uri.co.id,SAMARINDA – Borneo FC akan menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta pada 7 Juni 2019 usai libur Lebaran nanti.

Terkait rencana itu, Manager Borneo FC, Dandri Dauri mengatakan waktu berkumpul pemain dengan keluarga diakui sangat singkat.

Karena beberapa hari setelah Lebaran, pemain sudah harus ada di Yogyakrta untuk menjalani latihan kembali.

“Sudah terjadwal dan ini tak bisa diubah. Kita harus langsung melakukan persiapan untuk pertandingan selanjutnya. Memang jadwal lawan Persija ditunda, tetapi kita harus bersiap menghadapi pertandingan tersebut,” ungkapnya.

Kekalahan perdana Borneo FC di kompetisi Liga 1 musim 2019 saat tandang ke markas Madura United beberapa waktu lalu,  tentu menjadi motivasi lebih untuk mereka bisa tampil lebih baik selanjutnya.

Karenanya, profesionalisme pemain menurut Dandri akan terlihat saat seperti ini.

“Ya, akan kita lihat sejauh mana keseriusan pemain dalam kondisi seperti ini. Tapi saya yakin, pemain yang beragam Islam di Borneo FC semuanya punya tanggung jawab besar pada klub.

Sepak bola adalah pekerjaan mereka, jadi mereka pasti tak akan mempermasalahkan dengan jadwal pemusatan latihan di Yogyakarta yang sudah kita siapkan,” serunya.

Dandri menambahkan,  yang juga berprofesi sebagai pengusaha itu, saat ini masih mempercayakan sepenuhnya urusan teknis tim kepada pelatih anyar Mario Gomez yang menurutnya sangat paham dengan keadaan tim saat ini.

“Untuk urusan teknis, kami dari manajemen menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya kepada pelatih,” katanya. (*)

Jadwal Liga 1 Berubah

Sementara itu, perubahan jadwal tanding menjadi bentuk inkonsistensi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator penyelenggara Liga 1.

Agenda pertandingan pekan keempat antara Borneo FC kontra Persija Jakarta yang awalnya dimainkan pada 16 Juni, harus diundur kembali dan diperkirakan akan berlangsung Agustus.

Manager Borneo FC, Dandri Dauri mengatakan perubahan jadwal laga kontra Persija lantaran adanya agenda Timnas, yaitu FIFA Matchday yang menjadi alasan pengunduran laga tersebut.

Timnas senior yang dinahkodai Simon McMenemy akan menjalani dua laga uji coba pada 11 dan 15 Juni nanti.

“Benar kami baru menerima kabar pengunduran jadwal pertandingan tersebut. Perubahan jadwal ini ada sisi positif dan negatifnya.

Positifnya, persiapan kita jadi lebih panjang setelah libur Lebaran. Namun konsekuensi juga akan kita dapatkan, yakni padatnya jadwal pertandingan jika kompetisi harus selesai sesuai jadwal awal,” jelasnya.

Meski begitu, menurut Dandri timnya tidak dapat mengajukan keberatan atas perubahan ini, apalagi hal itu karena benturan dengan jadwal Timnas.

Namun, Dandri juga berharap PT. LIB memiliki kebijakan lain, terkait agenda pertandingan untuk laga kontra Semen Padang dan Persipura.

Sebab setelah melawan Padang, tim harus bertolak ke Jayapura yang sudah pasti memakan banyak waktu dan biaya.

“Paling tidak ada pertimbangan dari operator kompetisi tentang hal ini. Yang jelas sekarang kita masih menunggu kepastian tanggal pertandingan melawan Persija,” katanya.

Perubahan jadwal

1) Pekan keempat, Persija vs Borneo FC
• sebelumnya : 15 Juni 2019
• revisi : 16 Juni 2019 (kemungkinan jadi Agustus)
2) Pekan kelima, Borneo FC vs Persebaya
• sebelumnya : 23 Juni 2019 (jadwal tetap)
3) Pekan keenam, Kalteng Putera vs Borneo FC
• sebelumnya : 27 Juni 2019
• revisi : 3 Juli 2019
4) Pekan ketujuh, Bali United vs Borneo FC
• sebelumnya : 4 Juli 2019 
• revisi : pending
5) Pekan kedelapan, Borneo FC vs PSIS Semarang
• sebelumnya : 9 Juli 2019
• revisi : 11 Juli 2019
6) Pekan kesembilan, Borneo FC vs Barito Putera 
• sebelumnya : 13 Juli 2019
• revisi : 15 Juli 2019
7) Pekan kesepuluh, Perseru Badak vs Borneo FC 
• sebelumnya : 19 Juli 2019 (jadwal tetap) (*)

Asisten Pelatih Juga Angkat Bicara

Borneo FC kembali harus memutar otak usai PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 2019 merubah jadwal tanding pada pekan ke-4 nantinya dimana Borneo FC akan berhadapan dengan Persija Jakarta.

Perubahan tanggal pertandingan merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya, laga keduanya ditetapkan pada pada 15 Juni 2019, berubah menjadi 16 Juni 2019, dan terakhir akan digeser pada bulan Agustus.

Mengenai jadwal yang terus berubah, menurut asisten pelatih, Ahmad Amiruddin mengatakan ada plus minus dari hal tersebut.

Tentu ada plus minusnya, jadi kalo kita bertanding pada tanggal 16 Juni tetap berlangsung, Persija tidak tampil dengan 4 pemain yang membela Timnas nantinya, peluang untuk merebut kemenangan lebih terbuka.
Asisten Pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin.

Asisten Pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin. (HO/DOK PRIBADI)

Serta dengan perubahan jadwal terbaru ini ya masa persiapan lebih lama dan juga kita akan tampil di kandang nantinya,” jelas pelatih yang biasa disapa Amir itu.

Menurut Amir, sebenarnya jadwal perubahan yang diberikan PT. LIB saat ini bisa dibilang tidak normal.

Mengapa tidak ada sekitar 7 pertandingan dalam satu bulan, yang bisa menjadi cukup rawan bagi pemain karena kekurangan waktu untuk istirahat.

“Sesuatu yang tidak normal kalau dalam sebulan ada 7 match, karena pemain kurang istirahat dan yang pasti malah rawan cedera jadinya,” ungkapnya.

Namun begitu Amir tetap mendukung PT. LIB sebagai penyelenggara, dan berharap timnya bisa memberikan yang terbaik dalam kompetisi musim ini.

“Tapi karena sudah demikian jadwalnya, mau tidam mau harus kita jalani. Untuk kebaikan bersama, mari kita saling support,” katanya.
Nadeo Argawinata saat berlatih di Stadion Segiri Samarinda

Nadeo Argawinata saat berlatih di Stadion Segiri Samarinda (Uri.co.id/ Nevrianto Hardi Prasetyo)

Kiper Nadeo tak Libur Lebaran

Kiper utama Borneo FC, Nadeo Argawinata mendapatkan panggilan dari PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional U-23 terhitung 29 Mei – 10 Juni 2019 di Yogyakarta.

Nantinya Timnas U-23 ini dipersiapkan untuk tampil dalam Merlion Cup, 6 – 10 Juni 2019 di Singapura.

Mengetahui hal tersebut, Nadeo mengatakan senang bisa kembali berseragam Timnas, apalagi ini menjadi salah satu impiannya sebagai pemain sepak bola.

“Senang rasanya bisa kembali bergabung bersama timnas dan turut serta dalam sebuah turnamen yang digelar di Singapura pada 6-10 Juni nanti.

Ya impian semua pemain lah bisa bergabung bersama timnas,” ungkapnya.

Kiper berusia 22 tahun itu mengatakan tidak mempermasalahkan walaupun nanti ia tidak dapat berkumpul bersama keluarganya saat Lebaran nanti di kampung halaman.

Baginya, ini menjadi pengalaman yang berharga dan akan memberikan yang terbaik selama berseragam Timnas.

“Ketika ditunjuk, ya akan berikan yang maksimal untuk Indonesia.

Meskipun ini nanti kayaknya bakal gak lebaran di kampung halaman, tapi malah lebarannya di negeri tetangga.

Ya gak apalah, pengalaman tersendiri buat saya dan membela Negara sama seperti ibadah juga.

Semoga bisa berikan yang terbaik nanti,” serunya.

Skuad Pesut Etam sendiri saat ini sudah diliburkan usai melakoni laga terakhirnya pada 28 Mei 2019 kemarin.

Nantinya tim akan dikumpulkan di Yogyakarta untuk sekaligus menjalani TC pada 7 Juni 2019. (*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!