VIDEO Detik-detik Sebuah Pikap Terbakar saat Mengisi Bahan Bakar di SPBU Timbau, Tenggarong

oleh

KALTIM. CO, TENGGARONG – Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max KT 8071 UB yang sedang mengisi premium di SPBU Timbau Tenggarong mendadak terbakar, Sabtu (1/6/2019) sekitar pukul 09.30.

Insiden ini membuat panik beberapa pengemudi kendaraan yang mengantre di SPBU.
Pikap pengangkut bensin di SPBU Timbau Tenggarong

Pikap pengangkut bensin di SPBU Timbau Tenggarong (Uri.co.id, RAHMAT TAUFIQ)

Mereka menyalakan mesin kendaraan dan meninggalkan SPBU itu jauh-jauh.

Sedangkan petugas SPBU, Budiono (48), warga Jl Arwana Tenggarong mengalami luka bakar di bagian kaki sebelah kanan.

Budiono sempat memadamkan api bersama kedua rekannya dengan hydran.
Pikap pengangkut BBM

Pikap pengangkut BBM (Uri.co.id, RAHMAT TAUFIQ)

Sementara itu, sopir pikap yang masih belum diketahui identitasnya itu lompat dari kendaraan dan kabur ke arah Jalan Arwana.

Bondan, petugas SPBU, sedang bertugas di bagian pengisian solar saat insiden kebakaran terjadi.

Melihat kobaran api di bagian pengisian premium, Bondan segera mengambil hydran dan menyemprotkan ke kobaran api.

Ia mempertaruhkan nyawanya.
Pikap angkut BBM4

Pikap angkut BBM4 (Uri.co.id, RAHMAT TAUFIQ)

“Yang kepikiran di benak saya, api harus segera dipadamkan, jangan sampai membesar.

Muka saya terasa panas waktu memadamkan api,” tuturnya.

Sutikno, petugas lainnya, mengaku bertugas bersebelahan dengan Budiono.

“Api cepat saja berkobar saat kendaraan itu diisi premium.

Saya juga ikut memadamkan api,” ucapnya.
Budiono (48), petugas SPBU, mengalami luka bakar di bagian kaki kanannya digendong warga untuk dilarikan ke RSUD AM Parikesit

Budiono (48), petugas SPBU, mengalami luka bakar di bagian kaki kanannya digendong warga untuk dilarikan ke RSUD AM Parikesit (Uri.co.id, RAHMAT TAUFIQ)

Budiono yang mengalami luka bakar segera digendong warga yang kebetulan berada di lokasi.

Dia langsung dilarikan ke RSUD AM Parikesit.

Sedangkan kendaraan pikap Grand Max yang ditinggalkan pengemudinya belakangan diketahui memuat 27 jeriken.

Diduga kuat mobil pikap ini digunakan pemiliknya untuk mengetap bensin.

Untuk mengelabuhi petugas atau warga, pikap ini ditutup plywood di sekeliling bak pikap agar muatan 25 jeriken tidak tampak dari luar.
Petugas SPBU Budiono

Petugas SPBU Budiono (Uri.co.id, RAHMAT TAUFIQ)

Dua jeriken lagi diletakkan di depan pikap, di sebelah jok sopir.

Satu jeriken berisi penuh bensin dan satu lagi kosong.

Menurut petugas pom bensin, sopir ini ditemani seorang kernet yang sama-sama kabur saat insiden kebakaran terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, petugas Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Polres Kukar masih melakukan proses identifikasi terhadap mobil pikap Grand Max itu.

(*)

Subscribe official YouTube Channel

Frank Garcia Unggah Foto dan Video Vulgar Cinta Laura, Herdiana Keihl: Editan Karena Diputusin

30 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019, Cocok Kirim via WA, IG dan Facebook

PREDIKSI STARTING XI Tottenham vs Liverpool Jelang Kick Off, Final Liga Champions Live di RCTI

Hari Ini Mulai Jam 10.00 WIB Pengumuman Hasil UTBK Gelombang Dua, Cek Melalui Link Ini

Keluarga SBY Diserang Bertubi-tubi, Setelah Dituduh Pura-pura Sakit Kini Ibu Ani Dikabarkan Wafat ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!