Cerita Ismail dan Rajab, Pedagang yang Bangkrut Gegara Kerusuhan 22 Mei, Tak Sangka Diundang Jokowi

oleh

Uri.co.id – Ismail dan Rajab adalah pedagang yang bangkrut gegara kerusuhan 22 Mei. Mereka tak menyangka tiba-tiba diundang Presiden Jokowi.

Aksi kerusuhan 22 Mei telah meninggalkan cerita pilu bagi sejumlah penjual yang barang dagangannya dijarah oleh massa.

Tak hanya barang dagangannya, bahkan uang tabungan mereka yang digunakan sebagai modal juga ikut raib saat kerusuhan 22 Mei.

Ismail (68), salah seorang pedagang mi ayam yang kiosnya berada di sekitar lokasi kerusuhan 22 Mei pun tak luput dari aksi anarkisme massa.

Masa yang saat itu membakar sebuah pos polisi ternyata juga membakar kios milik Ismail yang berada di dekat pos tersebut.

Kini warung mi ayam itu pun hanya tersisa puing-puingnya saja yang sudah hancur.

Usaha yang sudah dirintisnya sejak lama itu ludes dalam waktu sekejap.

Sejak 20 tahun lalu, bapak tiga anak ini berjualan dengan menumpang di samping Pos Sub Sektor Polisi Sabang yang dibakar massa saat kerusuhan 22 Mei 2019.

Ismail masih ingat betul bagaimana massa tiba-tiba mendatangi kios miliknya dan berteriak, “bakar” sehingga menyebabkan ia lari tunggang langgang.

Tidak ada barang yang bisa diselamatkan selain apa yang melekat di tubuhnya.

“Sebenarnya yang bakar satu, bisa dilawan. Tapi kan temannya di luar banyak. Bisa keroyok,” ujar Ismail.

“Saya masih tidur itu. Kemudian ada yang lempar-lempar, saya keluar. Barang-barang (dagangan) dikeluarin, saya kira diselamatin. Ternyata, ikut dibakar,” kenangnya.

Bahkan, Ismail masih ingat betul tiga tabung elpijinya dijarah oleh massa pada kerusuhan 22 Mei yang mengakibatkan ia menelan kerugian sampai Rp 20 juta.
Warung mi instan milik Suhama dan Ismail di samping Pos Polisi Sabang yang ludes terbakar.

Warung mi instan milik Suhama dan Ismail di samping Pos Polisi Sabang yang ludes terbakar. (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Pasca peristiwa kelam yang menimpanya itu, kini Ismail mendapatkan telah mendapatkan gantinya.

Ternyata peristiwa kelam yang menimpa dirinya itu tak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo.

Dilansir Gridhot.ID dari Antaranews.com (25/5/2019), Presiden Jokowi memanggil dua orang pedagang yang barang dagangannya ludes dijarah dan dibakar massa.

Selain Ismail, Rajab (60) seorang pemilik toko kelontong yang jadi korban penjarahan pada 24 Mei 2019 mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Jokowi di Istana Presiden.

Ismail dan Rajab tak menyangka mereka diundang bertemu langsung dengan Jokowi di Istana Presiden.

“Sejak saya jualan tahun 1975 di Jakarta, baru sekarang ketemu presiden. Sampai nangis, saking senengnya,” kata Ismail saat ditemui di puing sisa warungnya, di Jakarta, Jumat (24/5/2019) malam.
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Jumat, menerima dua pedagang kelontong yang menjadi korban penjarahan saat kerusuhan 22 Mei 2019.

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Jumat, menerima dua pedagang kelontong yang menjadi korban penjarahan saat kerusuhan 22 Mei 2019. (Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado)

Ia mengaku sangat senang bisa bertemu dengan Presiden Jokowi dan diberi uang santunan untuk mengganti kerugian usahanya.

“Dikasih (uang) buat santunan. Belum tahu jumlahnya berapa, belum saya hitung. Masih di sini,” katanya, sembari menunjuk kantong celananya.

Ia juga mengaku selama ini memang sangat ingin ketemu Presiden Jokowi, apalagi Jokowi diketahui kerap menikmati makanan di Restoran Garuda yang berada di belakang pos polisi dekat warungnya.

“Pak Jokowi sering makan di situ (Restoran Garuda), sudah empat kali kalau enggak salah. Saya cuma lihat aja, enggak bisa ketemu. Eh, sekarang bisa ketemu,” kata Ismail.

Rajab pun juga bersyukur bisa mendapatkan bantuan perhatian dari Presiden Jokowi.

“Presiden bantu berupa uang untuk modal lagi. Tapi nilainya kita belum tahu berapa ya,” ujar Rajab, seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

Rajab mengaku telah mengalami kerugian Rp 30 Juta atas kerusuhan itu, sementara Ismail mendapatkan kerugian sebanyak Rp 10 juta.

Ia berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang dan DKI Jakarta tetap aman.

Supaya orang-orang seperti dirinya tetap dapat mencari penghidupan.

Subscribe official YouTube Channel

BACA JUGA:

Unggah Foto Kenakan Daster Saat Temani Sang Putri Tidur, Ayu Ting Ting: Enak Banget, Nak

Akui BPN Punya Pengacara Terbaik, Mahfud MD: Jangan Ribut Lagi kalau Sudah Diputuskan

Fadli Zon Tunjuk Ali Mochtar Ngabalin Saat Debat Soal Aksi Mei 2019, ‘Jangan Kau Tunjuk Saya’

Jadwal Film di Bioskop Hari Ini – Aladdin dan John Wick Chapter 3 Tayang Sampai Tengah Malam

Viral Pakai Aplikasi VPN, Wanita Ini Mengaku Saldo ATM-nya Ludes ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!