VIDEO – Tangannya Diterkam Buaya Muara, Begini Cara Odik Selamatkan Diri dari Terkaman Buaya

oleh

Uri.co.id, SANGATTA – Odik Sudirman (72) warga Desa Bumi Rapak SP 2, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, berhasil lolos dari terkaman buaya muara di Sungai Kaubun, Jumat (24/5) sore.

Padahal, gigi runcing buaya yang diperkirakan memiliki panjang 1,5 meter, mencengkeram kuat lengan kiri Odik.

Namun, berkat keuletannya, ia bisa membuat cengkeraman itu melemah dan buaya tersebut kabur.

Peristiwa tersebut menurut Itik, istri Odik, terjadi saat ayah empat anak perempuan itu sedang memancing.

Saat itu kondisi sungai sedang banjir.

Tiba-tiba, terdengar suara,”blurp” di dekat Odik.

“Dengan suara di air, blurp. Bapaknya (Odik) pikir, ada ikan besar.

Tak tahunya, dari air langsung muncul buaya yang siap menerkam dengan mulut menganga.

Buaya tersebut mengincar leher bapaknya.

Tapi, ditangkis dengan tangan kiri.

Jadi tangan kirinya yang diterkam,” ungkap Itik seperti diceritakan Odik padanya.

Odik, menurut Itik, sempat jatuh ke sungai dan bergulat dengan buaya. Karena tangannya dicengkram cukup kuat.

Ia tak bisa menarik tangan kiri, karena sakit dan khawatir putus.

“Bapaknya ikutin aja pergerakan buaya itu di sungai.

Sempat berguling di air juga.

Sambil mencari matanya.  Karena katanya kelemahan buaya ada pada matanya.

Begitu dapat matanya, langsung ditusuk pakai tangan,” bebernya. 

Usai menusuk mata buaya, cengkraman pun melemah.

Odik berhasil menarik tangannya.

Sementara buaya yang menerkamnya berangsur hilang di perairan.

Ia pun berteriak meminta tolong dan akhirnya diselamatkan warga setempat.

“Kami sangat bersyukur, bapak masih bisa selamat dari terkaman buaya,” timpal Siti, sang anak.

Diakui Siti, sungai tempat bapaknya memancing sudah lama tidak ada buaya.

Sebelumnya, ada ibu-ibu lagi mandi diserang. Ada juga yang lagi mancing.

Tapi dua tahun belakangan ini sudah tidak pernah ada lagi.

“Dulu memang ada. Sering menyerang warga juga.

Tapi sudah beberapa tahun ini tidak pernah ada.

Baru kemarin saja dan tiba-tiba bapak saya yang jadi korban,” ungkapnya.

Butuh Uluran Tangan

Kondisi korban terkaman buaya muara di Sungai Kaubun, Odik Sudirman (72), warga Jalan Danau Tempe, Desa Bumi Rapak SP 2 Kecamatan Kaubun, masih kritis.

Dari Puskesmas Kaubun, ia dirujuk ke RSUD Kudungga Sangatta, Jumat (24/5) malam tadi.

Namun, hari ini, Sabtu (25/5), Odik terpaksa dirujuk ke RSU AW Syahrani di Samarinda, karena RSUD Kudungga tak mampu menangani kondisi tangannya yang nyaris putus.

Pantauan Uri.co.id di ruang UGD RSUD Kudungga, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini tampak terbaring lemah.

Tangan kirinya terbalut perban, mulai dari bagian siku hingga telapak tangan.
kondisi tangan Odik Sudirman, warga Kecamatan Kaubun yang diterkam buaya

kondisi tangan Odik Sudirman, warga Kecamatan Kaubun yang diterkam buaya (IST Keluarga Odik)

Darah masih terlihat merembes di antara perban dan kayu penyangga tangannya.

Luka gigitan buaya yang diderita Odik cukup parah. Luka tersebut terletak di antara siku dan pergelangan tangan.

Gigitan buaya mengenai nadi, sehingga darah tak henti keluar.

Hasil rontgen RSUD Kudungga pun menunjukkan tulang tangannya patah.

“Alhamdulillaah, bapak sadar saja. Kondisi cukup parah. Harus dirujuk ke RSU AW Syahrani di Samarinda.

Tangannya sudah membiru. Harus cepat dioperasi.

Makanya hari ini juga mau diberangkatkan,” ungkap Siti, sang anak.
Odik Sudirman (72) warga Desa Bumi Rapak SP 2, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, berhasil lolos dari terkaman buaya muara di Sungai Kaubun, Jumat (24/5) sore.

Odik Sudirman (72) warga Desa Bumi Rapak SP 2, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, berhasil lolos dari terkaman buaya muara di Sungai Kaubun, Jumat (24/5) sore. ( KALTIM / MARGARET SARITA)

Namun, ada yang sedikit mengganjal pikiran keluarga Odik.

Mereka sangat membutuhkan bantuan biaya perobatan.

Pasalnya Odik tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Dan saat ini, Jamkesda sudah tidak ada.

“Kami masih bingung nanti biayanya di Samarinda bagaimana.

Dari Kaubun, sampai di RSUD Kudungga saja, sudah sekitar Rp 5 juta. Belum tahu lagi nanti di Samarinda. 

Kami berharap, ada yang bisa membantu untuk biaya rumah sakit bapak,” ungkap Siti. 

Korban Serangan Buaya

Musibah akibat keganasan buaya muara kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kutim.

Odik Sudirman, warga Jalan Danau Tempe, Desa Bumi Rapak SP 2, Kecamatan Kaubun terkapar tak bergerak.

Tangannya nyaris putus akibat digigit buaya.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat (24/5) sekitar pukul 16.00 wita tadi.

Informasi yang dihimpun dari Kepala Desa Bumi Rapak Rahmat Saleh, sebelum kejadian Odik sedang berada di kawasan sungai yang nyaris tak ada airnya lagi.

Tiba-tiba, buaya datang dan menerkam Odik.

“Pak Odik sempat menghindar, namun tangannya terkena terkaman mulut buaya,” ungkap Rahmat.

Ia berharap doa dari masyarakat untuk kesembuhan Odik.

Karena banyak luka yang diderita akibat terkaman buaya tersebut.

“Saat Ini Pak Odik masih dalam perawatan di Puskesmas Desa Bumi Rapak.

Banyak darah yang keluar, akibat nadinya terkena gigitan dan urat tangannya banyak yang putus,” ujar Rahmat.

(*)

Subscribe official YouTube Channel

BACA JUGA:

Unggah Foto Kenakan Daster Saat Temani Sang Putri Tidur, Ayu Ting Ting: Enak Banget, Nak

Akui BPN Punya Pengacara Terbaik, Mahfud MD: Jangan Ribut Lagi kalau Sudah Diputuskan

Fadli Zon Tunjuk Ali Mochtar Ngabalin Saat Debat Soal Aksi Mei 2019, ‘Jangan Kau Tunjuk Saya’

Jadwal Film di Bioskop Hari Ini – Aladdin dan John Wick Chapter 3 Tayang Sampai Tengah Malam

Viral Pakai Aplikasi VPN, Wanita Ini Mengaku Saldo ATM-nya Ludes ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!