10 Gembel Pengemis Terjaring Razia, Satpol PP Temukan Jimat. Untuk Apa?

oleh

Uri.co.id, SAMARINDA – Memasuki bulan Ramadhan, Satpol PP Kota Samarinda melakukan penertiban gembel dan pengemis (gepeng) di beberapa wilayah Kota Samarinda.

Satpol PP Kota Samarinda melakukan penertiban di beberapa kawasan, seperti di Pelabuhan Penumpang, Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam, pada Minggu (5/5) lalu.

Kegiatan penertiban yang bermula pada pukul 09.00 Wita hingga 13.00 Wita.

“Dari kegiatan tersebut, kami berhasil mengamankan 10 orang, 2 pria, 8 wanita,” ujar Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum ( Kabid Trantibun) Satpol PP Kota Samarinda, Joshua Laden, Rabu (8/5).

Joshua mengatakan, pada penertiban tersebut, selain mengamankan 10 orang, Satpol PP juga menyita barang bukti yang diamankan berupa handphone, uang tunai, dan jimat.

Setelah dilakukan pendataan dari  Dinsos Kota Samarinda, kata Joshua, mereka ternyata  berasal dari Sulawesi, Madura dan Jawa, dan mereka  dipulangkan, Minggu lalu,

ke rumahnya masing-masing yang berdomisili di Samarinda.

“Barang Bukti sempat ditahan karena belum ada penjamin. Hari ini (8/5), ada satu orang yang mengambil uang, HP dan tas setelah dilakukan pendataan oleh PPNS Satpol PP,” jelasnya.

Uri.co.id melihat barang bukti berupa jimat yang diamankan dari gepeng, dimana terlihat selembar kertas dengan tulisan arab gundul dan dua batang kayu kecil yang diikat dengan tali.

Ditanyai soal fungsi jimat yang disimpan gepeng, Joshua mengatakan , jimat tersebut digunakan sebagai alat pengasihan.

“Selain itu, jimat digunakan agar selamat dari ditabrak orang,” jelas Joshua.

Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda, Ridwan Tassa,  mengatakan para gepeng yang ditangkap langsung diberikan pembinaan untuk kemudian dilepaskan kembali.

Ditanyai tentang kekhawatiran tentang kembalinya para gepeng ke jalanan, Ia mengaku memang ada rasa khawatir. “Tetapi kami akan melakukan langkah-langkah, setelah nanti anggarannya ada, gepeng tersebut akan kita tangkap kembali dan kita pulangkan,” tuturnya.

Ia mengatakan, pada Ramadhan ini, pihaknya bersama dengan Satpol PP Samarinda tetap berfokus pada penertiban gepeng dan anjal di beberapa wilayah di Samarinda.

Ridwan menambahkan, , di bulan Ramadhan jumlah gepeng mengalami peningkatan, terutama di area mesjid. Bahkan, dikatakan Ridwan, di awal Ramadhan, banyak ditemukan gepeng di Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Jadi kita akan melakukan langkah-langkah untuk penertiban di beberapa kawasan, terutama di masjid-masjid. Kalau di simpangan jalan, saya kira tidak banyak, tidak terlihat peningkatan atau penambahan,” jelasnya.

Dinsos Samarinda bekerjasama dengan Satpol PP Samarinda untuk melakukan penangkapan gepeng musiman tersebut. Setelah ditangkap, para gepeng tersebut akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

“Kalau dipulangkan ke daerahnya, itu kan memerlukan dana. Yang kedua, kalau kita pulangkan agak lama, karena dia dipulangkan sesuai keinginannya,” ujarnya. (*)

BACA JUGA:

TERPOPULER – Inilah Sosok Suami Inka Christie, Pria Berusia 12 Tahun Lebih Muda Darinya

BEREDAR Lagu Baru Nissa Sabyan feat Adam Ali Berjudul Al Barq Al Yamani, Ini Video dan Liriknya!

Penyanyi Religi Opick Boyong Rambut Nabi Muhammad SAW dari Turki, Terbungkus Kain Hijau

TERPOPULER – Buntut Panjang Cuitan Rizal Ramli Didatangi Letkol AD yang Kini Diburu

TERPOPULER – Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Jokowi Sebut Bukit Soeharto Kaltim Sangat Mendukung

Like dan Follow Facebook 

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube

()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!