Tinjau Tahura Bukit Soeharto, Jokowi: Fasilitas Kaltim Mendukung Jadi Lokasi Ibukota Baru

oleh

Uri.co.id, BALIKPAPAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuktikan keseriusan pemerintah terkait wacana pemindahan ibukota negara Republik Indonesia dari Jakarta ke luar daerah, di antaranya Kalimantan. Selasa (7/5), Jokowi bersama rombongan Istana meninjau lokasi di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bukit Soeharto, Samboja, Kutai Kartanegara.

Presiden tiba di jalan Tol Samarinda-Balikpapan sekitar pukul 13.53 Wita. Kehadiran orang nomor 1 Indonesia ini ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi juga tampak dalam barisan rombongan presiden.

Turun dari mobil Kepresiden, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam kain dipadu sepatu ket les putih melipir ke sisi kanan jalan tol.
TINJAU TAHURA - Presiden RI Joko Widodo yang didampingi Sejumlah Menteri, Pejabat Pemprov dan Bupati Kukar  melihat peta lokasi Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Selasa (7/5). Kedatangan Presiden Joko Widodo beserta rombongan untuk melihat lahan yang ditawarkan Pemprov Kaltim sebagai lokasi Ibukota Negara yang baru. 
(Uri.co.id/FACHMI RACHMAN)

TINJAU TAHURA – Presiden RI Joko Widodo yang didampingi Sejumlah Menteri, Pejabat Pemprov dan Bupati Kukar melihat peta lokasi Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Selasa (7/5). Kedatangan Presiden Joko Widodo beserta rombongan untuk melihat lahan yang ditawarkan Pemprov Kaltim sebagai lokasi Ibukota Negara yang baru. (Uri.co.id/FACHMI RACHMAN) (Uri.co.id / Fachmi Rahman)

Beberapa pejabat melingkar sambil memandang hamparan lereng hijau persis di samping jalan tol Balikpapan-Samarinda Km 35 + 800 meter, tepatnya Seksi 2.

Presiden sesekali tampak merapikan rambutnya, lantaran tertiup angin, sebelum helm proyek warna putih diantar ajudannya, lalu dikenakan Jokowi.

Kepala Bapeda Provinsi Kaltim Zairin Zain yang turut melingkar bersama rombongan Presiden. Dari kejauhan tampak serius menjelaskan lokasi yang diusulkan Pemrov Kaltim sebagai ibukota negara.

Presiden Jokowi terlihat santai memperhatikan peta tersebut. Ia mengambil spidol dan memberikan tanda di peta tersebut. Tak lama kemudian datang lagi peta, namun berukuran lebih kecil. Disinyalir merupakan peta Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

menanyakan langsung kepada Jokowi terkait apa yang ditertawakan saat melakukan rapat kecil tersebut. Ia kembali tertawa, diikuti rombongan Presiden yang berada di belakangnya. “Ya, adalah,” tutur Jokowi sambil mencolek seraya melanjutkan tawanya, disusul dengan pejabat pemerintah yang ada di belakangnya.
TAHURA BUKIT SOEHARTO - Jalan Tol Balikpapan Samarinda membelah Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Selasa (7/5). Sisi Timur (kiri) dan Sisi Barat (kanan) Jalan Tol Balikpapan Samarinda merupakan lokasi yang ditawarkan Pemprov Kaltim untuk menjadi lokasi Ibukota Negara yang baru ( KALTIM/FACHMI RACHMAN)

TAHURA BUKIT SOEHARTO – Jalan Tol Balikpapan Samarinda membelah Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Selasa (7/5). Sisi Timur (kiri) dan Sisi Barat (kanan) Jalan Tol Balikpapan Samarinda merupakan lokasi yang ditawarkan Pemprov Kaltim untuk menjadi lokasi Ibukota Negara yang baru ( KALTIM/FACHMI RACHMAN) (Uri.co.id / Fachmi Rahman)

Lebih lanjut Jokowi mengungkapkan, rencana pemindahan ibukota bukanlah hal baru. Hal itu sudah dicanangkan Presiden RI pertama, Ir Soekarno pada masa kepemimpinannya.

“Jadi misi besar pemindahan ibukota ini sudah dimulai sejak era Bung Karno, kemudian di era Presiden sebelumnya juga ada rencana pemindahan ibukota. Ya, kita ingin lihat, visi ke depan kita seperti apa,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan ingin melihat Indonesia sebagai negara besar yang memiliki pusat pemerintahan yang terpisah dengan pusat bisnis, ekonomi, perdagangan maupun jasa. “Ya, ini kita ingin menapak ke depan, sebagai sebuah negara maju,” ungkapnya.

Sekitar 1,5 tahun Presiden membentuk tim khusus untuk melakukan kajian dan studi di Kalimantan. Ada tiga daerah yang jadi fokus kajian, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Kaltim Mendukung
Saat disinggung tentang Kaltim yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional ALKI II, memiliki perangkat infranstruktur seperti bandara dan pelabuhan internasional, Jokowi sepakat dengan sumber daya provinsi penghasil batu bara dan minyak bumi terbesar di Indonesia ini.
Presiden Jokowi bersama Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi sebelum meninjau Bukit Soeharto di Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur. 
ist / Humas Pemprov Kaltim

Presiden Jokowi bersama Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi sebelum meninjau Bukit Soeharto di Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur. ist / Humas Pemprov Kaltim (ist / Humas Pemprov Kaltim)

“Saya lihat sangat mendukung (Kaltim jadi ibu kota negara), kebetulan di tengah jalan tol Samarinda-Balikpapan. Samarinda ada airport, Balikpapan ada airport. Sudah gak buat airport lagi, ada dua. Pelabuhan juga sudah ada. Artinya akan banyak menghemat biaya,” ungkapnya.

Kendati demikian, Jokowi menyebut ukuran pemerintah dalam menentukan wilayah yang cocok menjadi ibukota negara pengganti DKI Jakarta, tak hanya soal efisiensi anggaran pemindahan.

“Tapi kan kajian itu tak hanya soal efisiensi dan infranstruktur, ada sosiologis, sosiopolitik seperti apa. Itu yang perlu dipertajam. Lingkungan dan kebutuhan air seperti apa, apakah jauh dari sisi kebencanaan, banjir atau gempa dan bumi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyatakan diperlukan pengamatan langsung selain kajian yang sudah dibuat tim. Saat ini semuanya masih dikalkulasi dan dihitung, sebelum memutuskan.

“Saya bicara apa adanya, fasilitas di Kaltim ini sangat mendukung terutama ada airport, kemudian jalan tol tahun ini sudah jadi,” katanya.

Bahkan usai peninjauan lapangan langsung, tim pemindahan pusat pemerintahan negara bakal melakukan kajian lebih mendalam kembali. “Ini harus sangat terencana dan sangat matang, sehingga saat meutuskan betul-betul kondisinya benar,” ungkapnya.
Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat berdiskusi di Bukit Soeharto, Kab. Kutai Kartanegara, Kaltim, saat mengunjungi lokasi tersebut Selasa (7/5) siang.

Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat berdiskusi di Bukit Soeharto, Kab. Kutai Kartanegara, Kaltim, saat mengunjungi lokasi tersebut Selasa (7/5) siang. ((Foto: Anggun/Humas))

Tiga Alternatif
Kepala Bappeda Provinsi Kaltim, Zairin Zain mengatakan, dalam peninjauan tersebut, Presiden Jokowi telah bincang-bincang dengan Wagub Kaltim dan tiga menteri yang hadir terkait lokasi pilihan salah satu di Kaltim sebagai calon ibukota negara.

Bahkan, pihaknya juga telah menunjukkan peta lokasi mulai dari sisi kelerengan, kontur dan kedekatan dengan pantai yakni dari lokasi peninjauan hanya berjarak sekitar 15 kilometer.

“Itu tadi menjadi pertimbangan yang sangat kuat oleh tim terkait lokasi yang kita siapkan ini, walaupun berada di kawasan Tahura,” ujarnya. Lanjutnya, dirinya juga akan mengecek lokasi mana saja yang dapat diambil di luar Bukit Soeharto.

Ia membeberkan, lahan di luar Bukit Soeharto dinilai sudah mencukupi yakni ada dua tempat di belakang bukit Soeharto sebelah barat dan sebelah timur. Diterangkannya, untuk lokasi Bukit Soeharto saja, lahannya sudah mencapai 18.000 hektar. Sedangkan di arah laut bukit Soeharto juga tersedia lahan 63.000 hektare dan sebelah barat bukit Soeharto 68.000 hektare yakni masuk wilayah perbatasan Penajam Paser Utara (PPU) dan Kukar.

“Sedangkan bukit Soeharto berada ditengah-tengah. Kesiapan itu menurut menteri Bappenas bisa dikembangkan dan dikuasakan lagi kalau sudah positif,” ucap dia.

Saat ditanya terkait sebelumnya PPU dan Balikpapan yang direncanakan menjadi opsi, ia menegaskan PPU dan Kukar juga masuk dalam sisi barat Bukit Soeharto, sedangkan sebelah laut hanya Kukar sendiri yakni di kawasan Samboja-Ambarawang. (bie/m05)

BACA JUGA:

Ditetapkan Bareskrim Polri sebagai Tersangka Kasus Pencucian Uang, Ini Profil Bachtiar Nasir

Presiden ke Kaltim Tinjau Lokasi Pemindahan Ibukota Negara, Ini Agenda Jokowi

Komposisi Skuat Melebihi Kuota, Ini Formasi Pemain Muda Persib Bandung Sebelum Perampingan

Hadiri Met Gala 2019, Harry Styles Curi Perhatian Kenakan Pakaian Blouse Berlengan Transparan

Jadwal Buka Puasa Hari Ini 7/5/19: Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar

Likes Fanpage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe Official YouTube Channel ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!