Melalui Peringatan Isra’ Mi’raj, Diharapkan Keluarga Besar BPD Kaltim Kian Kompak | Kalimantan Timur Uri.co.id

Kalimantan Timur Uri.co.id

Menu

Melalui Peringatan Isra’ Mi’raj, Diharapkan Keluarga Besar BPD Kaltim Kian Kompak

Foto Melalui Peringatan Isra’ Mi’raj, Diharapkan Keluarga Besar BPD Kaltim Kian Kompak

kaltim.Uri.co.id, SAMARINDA – Peringatan Isra’ Mi’raj Keluarga Besar Bankaltim digelar di Masjid As Sunnah, Perumahan BPD Kaltim, di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pegawai, keluarga besar BPD, serta direksi, Sabtu(14/5/2016) lalu.

Dimulai dengan senandung shalawat, acara dilanjutkan pembacaan kitab Suci Al-Quran Surah Al-Isra’ dan Surah An-Najm ayat 1 sampai 6, mengulas perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

Direktur Syariat and Human Capital BPD Kaltim, Hairuz Zaman, mengajak seluruh keluarga besar BPD untuk memakmurkan masjid dengan aktivitas yang positif.

”Semoga peringatan Isra’ Mi’raj yang dilaksanakan membawa berkah dan dinilai ibadah dihadapan Allah Subhaanahu wa ta’aala. Direksi memohon maaf pada warga kompleks perumahan BPD bila acara mengganggu aktivitas hari ini,” tuturnya.

Pada Hikmah Isra’ Mi’raj, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Amin Samarinda Seberang, Kyai Junaidi Maksum, mendoakan semoga semua jamaah mendapat bimbingan Allah dan masuk surga.

“Melalui Isra’ Mi’raj, Allah ingin menunjukan sebagian dari kekuasaan Allah. Semoga jadi peringatan bagi kita, karena manusia sering lalai, lemah, dan lupa akan alam barzakh, lupa kehidupan akhirat, lupa pada aturan Allah,” tuturnya.

Dalam diri manusia manusia ada segumpal darah yang menentukan baik atau tidaknya seseorang.

”Kalau perbuatannya buruk maka hatinya rusak. Bila perbuatannya baik maka hatinya baik. Contohnya pejabat korupsi, pedagang curang melalui timbangan, maka dengan (momentum) Isra’ Miraj diharapkan sebagai pencucian hati,” ujarnya.

Ia menekankan keadaan hati manusia haruslah sesuai perintah Allah, kemudian tidak sombong.

”Saat Isra’ Mi’raj, Rasulullah juga berjalan melihat neraka. Tidak ada sedikitpun orang tertawa, makin hari makin dasyat cobaannya. Rasulullah melihat pemandangan orang yang disiksa di neraka karena tidak mau berzakat, infaq, dan sedekah(ZIS).Oleh karena itu, mari kita selalu berprasangka positif atau husnuzhan pada Allah,” ujarnya.

Direktur Operasional BPD Kalti,m Apriansyah, berharap BPD semakin baik dengan terselenggaranya peringatan Isra’ Mi’raj guna meningkatkan keimanan di momen sakral.

”Diharapkan seluruh pegawai dan direksi mendekatkan silaturahmi dan kinerja kita. Supaya semakin baik dengan saling kerja sama serta kompak,” ujarnya. (*)

*** (uri/driel/enjerang/AB)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Kalimantan Timur Uri.co.id