Stres Dicerai Istri Cantik, Ahli Reptil Bunuh Diri Secara Live di Facebook, Ini Kejadiannya | Kalimantan Timur Uri.co.id

Kalimantan Timur Uri.co.id

Menu

Stres Dicerai Istri Cantik, Ahli Reptil Bunuh Diri Secara Live di Facebook, Ini Kejadiannya

Stres Dicerai Istri Cantik, Ahli Reptil Bunuh Diri Secara Live di Facebook, Ini Kejadiannya
Foto Stres Dicerai Istri Cantik, Ahli Reptil Bunuh Diri Secara Live di Facebook, Ini Kejadiannya

URI.co.id, ST PETERSBURG – Gara-gara dicerai istrinya yang cantik, seorang ahli reptil bunuh diri menggunakan gigitan ular berbisa.

Dia menyiarkan langsung aksi bunuh diri itu di Facebook.

Arslan Valeev (31), asal St Petersburg, Rusia, meminta pemirsanya lewat Facebook Live untuk menghubungi mantan istrinya, Katya Pyatyzhkina, sembari menanti ajal.

Di YouTube, Arslan dan Katya sempat menjadi pasutri yang populer sebagai pecinta reptil, terutama ular.

Baca: Sebar Brosur di Acara GCF, Aktivis Lingkungan Ini Diciduk Aparat

Baca: Terbongkar! 3 Rahasia Kenapa Spanduk Warung Pecel Lele Lamongan di Seluruh Daerah Hampir Sama

Baca: Ditetap sebagai Tersangka, Bupati Rita Bingung, Ternyata itu Kasus 7 Tahun Lalu

Dalam rekaman siaran langsungnya, Arslan terlihat duduk sembari memperlihatkan mimik wajah serius, namun matanya tampak sayu.

“Hai. Jadi, sepertinya ini waktunya saya melakukan apa yang harus saya lakukan,” ucap Arslan, membuka siaran langsungnya.

Arslan Valeev (31),

Arslan Valeev (31).

Setelah duduk beberapa lama, mantan pegawai kebun binatang itu meninggalkan kursinya dan diduga membiarkan seekor ular mengigit jarinya.

Arslan terdengar sedikit merintih saat ia meninggalkan kursinya, yang kemudian dianggap sebagai rintihan sakit akibat digigit ular.

Saat kembali ke hadapan kamera, Arslan memperlihatkan luka gigitan pada telunjuk tangan kanannya, yang tampak sedikit berdarah.

Baca: 4 Kebohongan Sejarah Ini Masih Dianggap Fakta Sampai Sekarang, Nomor 3 Bentuknya Menakutkan!

Baca: Bupati Kukar Rita Widyasari Jadi Tersangka, Walikota Rizal Ikut Prihatin

Baca: Meski Sibuk sebagai Pejabat, Ibu Ini Sempatkan Ajak Anak Berdoa lewat Video Call

Arslan lalu memohon agar pemirsanya bersedia menghubungi Katya untuk menemuinya, setelah menyebutkan serangkaian nomor telepon.

“Ini nomor telepon Katya, jika saja ada yang bersedia untuk menghubunginya,” tutur Arslan, yang mulai terlihat tak stabil kesadarannya.

“Jika saja dia punya waktu untuk mengunjungi dan melihat saya, saya akan senang sekali,” katanya lagi.

Baca: Disangka Kanker, Ternyata Dokter Temukan Benda Misterius Tertancap di Tubuh Selama 40 Tahun

Baca: Bocah yang Dibuang Orangtuanya di Jalanan Kini Menjelma jadi Miliuner, Kisahnya Mengharukan!

Baca: Ternyata Ini yang Bikin Si Murid Berangkatkan 65 Gurunya Jalan-jalan ke Luar Negeri

Di akhir siaran langsung tersebut, Arslan mengaku dirinya sangat kesakitan dan mengucapkan selamat tinggal.

Seorang warganet yang menyaksikan siaran langsung Arslan di Facebook Live menghubungi ambulans dan siaran langsung tersebut terputus.

Arslan kemudian dibawa ke rumah sakit, namun tim medis mengatakan nyawanya tak terselamatkan.

Baca: Taksi Uber Berhenti Operasi, 10 ribu Pengemudinya Mendadak Menganggur

Baca: Lengkapi Fasilitas Internet di Ruang Terbuka Hijau

Baca: Lanching BRI Easy Card, Cashback hingga 3 Persen

Menurut kesaksian dari rekan-rekan Arslan, awal Agustus lalu Arslan sempat menuduh Katya telah berselingkuh dengan pria lain.

Katya lalu dipukul oleh Arslan, hingga mengalami gegar otak.

Pada 21 September, Arslan menyampaikan permintaan maafnya secara publik kepada Katya, meski sudah berulangkali meminta maaf secara pribadi.

Baca: Puluhan Warga Ikut Aksi Bersih Pantai

Baca: Maju di Pilbup PPU, Abdul Rauf Lobi Ketua PKB Kaltim

Baca: Tercyduk, 15 Pasangan Mesum Indehoy dalam Kamar Kos-kosan

Namun, Katya sudah pindah ke lain hati dan mengajukan cerai atas Arslan.

Seorang rekan Arslan mengatakan bahwa pria tersebut sebenarnya tak sengaja tergigit ular, namun rekan-rekannya yang lain meyakini bahwa ia bunuh diri lantaran dicerai Katya. (Daily Mail/Daily Star). (uri/osias/itohang/JS)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Kalimantan Timur Uri.co.id