Ditetap sebagai Tersangka, Bupati Rita Bingung, Ternyata itu Kasus 7 Tahun Lalu | Kalimantan Timur Uri.co.id

Kalimantan Timur Uri.co.id

Menu

Ditetap sebagai Tersangka, Bupati Rita Bingung, Ternyata itu Kasus 7 Tahun Lalu

Ditetap sebagai Tersangka, Bupati Rita Bingung, Ternyata itu Kasus 7 Tahun Lalu
Foto Ditetap sebagai Tersangka, Bupati Rita Bingung, Ternyata itu Kasus 7 Tahun Lalu

URI.co.id, JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar sekaligus anggota Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin mengakui sudah berkomunikasi dengan Bupati Kukar Rita Widyasari. Dalam komunikasi itu Aziz meminta Rita tetap tenang.

“Saya sampaikan harus tenang, kan begitu. Ini kan harus kita lihat secara jernih permasalahannya,”ujar Aziz.

Menurut Aziz, dalam perbincangan telepon itu, Rita berharap bisa melalui masalahnya ini dengan baik. “Ya, Bismillah katanya, mudah-mudahan ini bisa dilewati dengan baik,” kata Aziz mengutip pernyataan dari Rita.

Baca: Bupati Kukar Rita Widyasari Jadi Tersangka, Walikota Rizal Ikut Prihatin

Menurut Aziz, sebagaimana hasil konsultasinya dengan Rita Widyasari sebelumnya, diduga kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh KPK terhadap Rita saat ini berkaitan dengan kasus yang pernah diselidiki oleh KPK semasa kepemimpinan Taufiequrrachman Ruki sekitar tujuh tahun lalu.

Saat itu, Rita menyampaikan bahwa urusannya dengan PT Media Bangun Bersama adalah transaksi jual beli emas. Saat itu, pihak PT Media Bangun Bersama memberikan lebih Rp 100 juta kepada Rita Widyasari sebagai pembayaran jual beli emas.

Baca: VIDEO – Detik-detik KPK Keluar dari Gedung Dinas PU dengan Membawa Tiga Koper

“Dan sudah saya konsultasikan ini juga dan ini masalah waktu itu zamannya pak Ruki,” kata Aziz.

“Dan Bu Rita juga sempat diperas sama orang, dan orang yang meras itu juga ditangkap oleh KPK sendiri. Kemudian oleh KPK (kasus pemerasan tersebut) dipindahkan penyelidikan dan penyidikannya ke kepolisian berdasarkan Pasal 44 ayat 4 (KUHAP). Itu sudah pernah dan ini bukan kasus baru, kasus lama,” sambungnya. (uri/zmi/odir/AQ)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Kalimantan Timur Uri.co.id